Aku, aku kah ini?? aku kah yang sedang berada di keadaan rumit ini??
tak bisa ku akhiri tapi tak pula memberikan ku pilihan untuk bahagia, bukankah aku juga berhak bahagia?? tak apa kau tak perduli terhadapku tapi jangan kau penjarakan aku sehingga aku tidak mendapatkan kepedulian dari yang lain juga,
jika kau tak mau berusaha membahagiakan ku, lepaskan aku biarkan aku dibahagiakan oleh yang lain bukan kah seharusnya seperti itu,
aku hanya tidak ingin , ketika saat kamu bosan dan jengah dengan semua ketika kamu ingin meninggalkanku , aku jadi tidak punya siapa siapa lagi karena kamu terlalu mengurung ku, jangan membatasiku dengan teman teman ku,kalo kamu pergi aku ama siapa kalo bukan mereka ??
kamu tidak tau, kadang aku tidak mau membagi ceritaku meskipun aku ingin , karena aku tau ada perasaan perasaan yang harus aku jaga, tidak kah kamu pernah berfikir untuk melakukan hal yang sama? sampai kadang aku berada pada titik paling pasrah dan hanya memohon belas kasihan Tuhan untuk selalu bersamaku,menjagaku ,melindungi dan membahagiakan ku, ini jauh lebih mengenaskan daripada kesendirianku dulu,
ini jauh sekali dari hubungan yang aku impikan, yang saling menghargai saling menghebatkan, apakah seharusnya aku melupakan impian ku dan ikhlas menjalani yang ada ??? apakah seharusnya seperti itu?
seharusnya aku juga tidak sejahat yang kamu pikir, se tidak sukanya aku, se tidak bahagianya aku, seandainya pun akhirnya ternyata kita ini bukan jodoh yang di takdirkan Tuhan, aku selalu berdoa agar kamu diberikan yang terbaik, agar kamu bahagia, agar kita dipisahkan dengan tanpa rasa sakit, agar kita bahagia dengan jalan masing masing
kalo saja kamu mengerti,dengan usia yang mengejar,waktu yang terus berkurang setiap harinya, pikiranku juga tidak sesantai yang aku tunjukan, tapi semakin aku pertimbangkan semakin hari aku melihat kenyataan semakin keyakinanku berkurang,,
entah nanti akan seperti apa, entah sisa usia ini masih berapa lama, entah apakah akan masih sempat berbahagia denganmu atau dengan yang lain atau tidak, aku hanya berharap Tuhan memberikan barokah pada sisa usiaku, dan kembali dalam khusnul khotimah , Tuhan membahagiakan orang Tua ku, dan mengampuni segala dosa dosa nya
ini bukan tentang kehilangan semangat hidup , ini hanya perihal pasrah karena aku telah benar benar lelah, kepada-NYA lah kembali segala harapan
Wallahu a’lam
Rabu, 27 Januari 2016
Berdua tapi Sendiri itu jauh lebih Mengenaskan daripada Kesendirian itu Sendiri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar