Selasa, 29 Agustus 2017

I Hate Lies whatever the Reasons for it

Ya.  I HATE TO LIE
Kenapa aku benci dengan kebohongan dan pembohong nya??
Kalian mungkin ada yang sepaham dengan ku, atau Kalo enggak mungkin aku nya aja yang terlalu aneh ya????

Tanya Kenapa.. . .
Jawabanya adalah :
Karena yang suka berbohong itu biasanya berbakat penipu,  sekali berbohong lalu bohong lagi buat menutupi kebohongan nya yang lain begitu seterusnya dan akhirnya dia terbiasa  berbohong dan membohongi banyak orang menjadi biasa saja baginya. Tidak merasa bersalah tidak merasa dosa dan yang paling bikin muak sudah jelas jelas ketahuan kebohongan nya tapi masih alibi a i u e o, nah yang kaya gini ni yg repot dan bikin repot orang lain sebaiknya di apain ya gaes:
A. Di Buang kelaut
B. Di kembalikan keperut ibunya
C. Di Suntik mati
D. Semua benar
Karena yang kaya gini Kalo di kembang  biak kan akan membahayakan generasi ya
Hhehe
Kamu tau penipu yg menggelapkan uang ratusan milyar itu???  Yang lagi hits di media media
Nah itu juga berawal Dari pembohong pembohong kecil seperti ini.
Jadi tau kan kenapa aku benci banget dengan pembohong apa lagi kandidat calon pasangan Tukang Bohong, sorry maaf bukan sok suci sok baik atau apalah itu, denger nii yaa dengeer eh bacaaa
Oleh orang tua saya mungkin saya tidak dibesarkan dengan harta berlimpah, tidak di biayai sekolah tinggi tapi saya diajarkan untuk tidak menjadi pembohong apa lagi penipu, Dan nanti Kalo saya punya anak juga akan saya ajar kan yang demikian juga.
Jadi intinya kebohongan yang tertumpuk lama dan terus menerus itu berpotensi besar menjadi penipuan
waspadalah waspadalah. . . (kata bang napi)

Kalo aku benci pembohong dan kamu bilang aneh, coba tanyakan pada rumput yang bergoyang, ehh pada hati kecilmu ya apa mungkin kamu itu salah Satu dari pembohong juga kah atau tidak??  Tanya lo ini. . . 
tanya bukan main hakim sendiri yaaa. . .
 
Thanks for reading

Share On:

Kamis, 20 Oktober 2016

Lukaku . . . Terimakasih . . .

Hatiku yang kemarin hancur menjadi beberapa bagian, kini mulai menyatu kembali.
meski aku harus dengan hati-hati mengganti dan membasuhnya dengan obat yang kuramu sendiri tapi aku tetap berusaha untuk menyembuhkannya secepat mungkin.
walau tak secepat yang aku mau, tapi aku percaya prosesnya tidak akan lama.
karena jauh sebelum aku mulai menata ulang hatiku aku sudah berjanji untuk menyembuhkannya secepat mungkin.

1. Aku mulai terbiasa tanpamu

Diawal-awal keputusanmu yang menyakiti hati, aku takut jika aku tak mampu menjalani semua nya sendiri. aku takut jika aku tak lepas dari bayang bayang semua kenangan yang pernah kita lakukan berdua.
Ternyata aku salah, Yaa aku slaah besar !
saat ini walau aku berjalan seorang diri aku tetap bisa, bepergian kemana saja yang kumau seorang diri aku bisa, dan bahkan sekarang aku mulai berani untuk mengunjungi tempat tempat yang dulu sering datangi. aku mulai berani dan dengan tegas mengusir bayanganmu kala aku duduk sendiri dipojokan tempat favorit kita dulu.
Ternyata hidupku takkan berhenti saat kau pergi

2. Sesungguhnya hidup baruku baru dimulai tanpamu

Kini semuanya berjalan baik-baik saja walau tanpamu, meski terkadang aku masih sering sesekali melihat kebelakang kearah kenangan yang dulu, namun dengan sigap aku slalu berusaha menepis semua bayangan yang mengundang luka itu.
seperti katamu kemarin, aku akan baik-baik saja walau tanpamu. kau benar aku tampak baik-baik saja meski kini sendiri, meski kini tak ada kamu lagi disampingku.
Terimakasih juga kuucapkan untukmu karena dengan caramu yang diawal-awal tidak kusuka itu aku belajar bahwa aku memang kuat, bahwa aku memang bisa tanpamu.

3. Dari hati yang sedang terluka ini. Terima kasih untukmu

Meski caramu meninggalkanku membuat hati ini teras pilu namun sesunguhya jika saat ini kau membaca tulisan ku ini, ingin sekali rasanya aku ucapkan terimakasih kepadamu.
karena kau telah menyadarkanku ternyata duniaku tidak akan Berhenti meski tanpamu.
kini aku tumbuh menjadi wanita yang lebih kuat, wanita yang lebih mandiri dan lebih dewasa dalam menyikapi semua hal.
aku bukanlah gadis SMA lugu seperti awal kau mengenalku.
sakit hati itu merubahku menjadi seseorang yang lebih ikhlas dan sabar walau kadang tingkat egoisme ku masih sering meninggi tapi aku sudah mampu mengontrol dan menenmpatkannya dengan tepat.

4. Suatu saat aku akan kembali menyapamu

Jika kemarin aku masih sering tidak bisa menempatkan Rinduku untukmu, dan sering menangis untuk rasa sakit yang terasa itu, berbeda dengan sekarang entah kenapa aku enggan jika terlintas ingin mengingatmu lagi.
enggan jika ingin menyampaikan rasa rinduku lagi.
tapi mungkin untuk jangka waktu yang masih aku belum tau kapan, aku akan kembali menyapamu.
walau dengan status yang sudah berbeda dan suasana hati yang mungkin juga sudah berbeda.
berdoalah agar kita diajuhkan dari rasa benci yang diakibatkan sakit hati yang telah ada.
aku tak ingin hanya menyudutkanmu disini, karena aku juga tau aku belum jadi wanita yang sempurna selama hubungan kita berlangsung.

5. Lanjutkan tugas walau dengan wanita yang baru

munafik sekali rasa nya jika aku masih bisa mendoakanmu walau kau sudah tidak bersamaku lagi.
tapi percaya atau tidak inilah yang aku tau.
dari kecil aku slalu diajarkan untuk tetap mendoakan orang-orang yang berada disekitarku, meskipun orang tersebut sudah melukai hati.
aku dididik untuk tetap berbuat baik walau mendapat perlakuan yang tidak sama dari apa yang telah aku buat.

Tugasku mungkin sudah selesai dalam hidupmu.
aku telah menemanimu hingga kau mendapatkan obsesi besar dalma hidupmu,
jika kini kau memilih wanita lain yang akan menemanimu untuk berjuang lebih lanjut dalam tugasmu.
itu hakmu. yang kutau aku telah melakukan semua bagian dari janji yang pernah kita buat.

terimakasih untuk semuanya, Terimaksih untuk goresan Luka yang memberi warna.
Terimakasih telah pernah jadi bagian hidupku 3 tahun lamanya.
walau mungkin itu terasa singkat.

Untukmu yang telah pergi, Berjuanglah dengannya yang kini telah jadi pilihanmu
walau kini kusendiri aku akan tetap melanjutkan semua Obsesi dan Impianku TANPAMU !

Share On:

Minggu, 18 September 2016

Balada Patah Hati II

Diantara kalian ada yang pernah merasakan, disuatu minggu yang begitu sendu di satu ruangan yang sempit panas dan berantakan, sendiri tanpa keluarga tanpa teman tanpa seorangpun bahkan pasanganmu dan saudaramu barusaja menghianatimu, patah hati yang tak kunjung sembuh dan otakmu begitu egois mengerahkan seluruh tenaganya hingga membuat sakit seluruh badanmu, hanya suara televisi yang memanipulasi sepi di setiap sudut ruangan, rasanya tak ada satu tarikan nafaspun yang terasa nyaman , sesak pengen pergi tapi badan tiada daya, sambil membalurkan minyak angin ke seluruh kaki tangan dan badan menangis menggerutu sempat berfikir bagaimana kalau sampai tiada umur panjang dan nggak ada yang tau aku dalam ruangan ini, berusaha ikhlas mungkin Tuhan berkehendak begitu untuk menghapus semua dosaku , tapi kalian tau ? untuk ikhlas itu sangatlah sulit ketika sedang berada dikeadaan seperti ini, ribuan nasehat dan motifasi tidak ada yang mempan

Sempat bertanya pada Tuhan, saya kurang bagaimana Tuhan padahal saya juga berusaha untuk rutin lima waktu , saya juga sering memohon ampunan disepertiga malam, saya juga berusaha meminta disetiap dhuha, saya juga berusaha membantu merawat dan mengobatinya ketika dia sakit, tapi kenapa saya yang harus mendapatkan penghianatan yang bertubi-tubi, kenapa hati saya tak kunjung berdamai atas keadaan ini, saya ingin sekali ikhlas namun Tuhan bagaimana caranya ikhlas untuk keadaan seperti ini ?? Ini sangat sulit bagi saya 


Astaghfirullohaladzim . . .
Tuhanku ampuni hamba-Mu suudzon terhadap ketetapan-Mu

Mungkin benar kata mereka, ini hanya soal waktu nanti ketika semuanya sudah lewat masanya semua akan kembali biasa, ya semoga seperti itu , tak ada sesuatu yang pasti yang kulihat didepan hanya yang ku yakini gak mungkin hidup akan seperti ini terus kan, ketika tidak mungkin melawan badai ikuti sajalah arusnya mungkin nanti ada masanya menepi
Tuhan tidak mungkin merencanakan sesuatu yang tidak baik untuk hamba nya, meskipun rasanya sakit tidak mungkin tidak ada hikmah yang bisa di ambil dalam setiap kejadian

Robbisrohli sodri , wayasirli amri , wah lul uqdatan min lissani , yafqohu qouli

"Wahai Tuhanku , Lapangkanlah dadaku , mudahkanlah untukku urusanku , dan lepaskanlah kekakuan lidahku , supaya mereka mengerti perkataanku "

(QS Thaha [20]: 25-28)

Semoga Tuhan Lekas menyembuhkan , dan mendamaikan semesta sebagaimana mestinya
Aamiin . . . . .

Share On:
 

iie Rianty Copyright Sweet Cupcake thank's to Editing by Dwi Frafitriyanto Image by Tadpole's Notez