Selasa, 23 September 2014

Merah Saga

Hujan mengecup daun yang terdiam
semesta bertasbih di antara air mata langit
nampak seraut wajah senja membayang di cakrawala
datang dengan pesona jingga berbenang merah saga
Inilah saat terindah ketika matahari
telah begitu lelah berbagi kehangatan
seperti sebuah rasa yang terhalang jarak
di tengah riak rindu yang menghunjam

Ada deburan ombak di tepi pantai
ada hembusan angin
menyambut matahari pulang keperaduan
ada awan berarak pulang di pelukan malam
Ada cinta bermekaran di hati
ada kamu menulis syair di setiap denyut jantungku
lalu di bibirku setiap butiran kata
kau kecup dan kau gubah menjadi puisi untukku


Share On:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

iie Rianty Copyright Sweet Cupcake thank's to Editing by Dwi Frafitriyanto Image by Tadpole's Notez